Siap Gelar Kongres II di Singosari

Acara yang dinantikan ini dijadwalkan akan mencapai puncaknya pada Minggu, 16 Februari 2025, bertempat di Gedung Bani Hasyim, Perum Persada Bhayangkara, Pagentan, Singosari.
Bukan sekadar pertemuan rutin, Kongres II ini dirancang sebagai wadah refleksi dan aksi nyata bagi pemuda Indonesia. Fokus utamanya adalah memberikan rekomendasi aksi pendidikan berkebudayaan, sebuah langkah strategis untuk memastikan identitas bangsa tetap kokoh di tengah arus globalisasi.
"Acara ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi penguatan nasionalisme, sekaligus menjadi ikhtiar nyata dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang mandiri secara pemikiran dan tindakan," tulis panitia dalam keterangannya.
Menyadari bahwa budaya adalah fondasi utama peradaban, panitia secara khusus merangkul elemen-elemen penting kebudayaan, termasuk Dewan Kesenian Kabupaten Malang (DKKM). Kehadiran para tokoh seni dan budaya diharapkan mampu memperkaya sudut pandang dalam perumusan rekomendasi aksi yang akan dihasilkan oleh para aktivis.
Sesi penutupan kongres yang menjadi bagian krusial dari rangkaian acara ini akan dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:
- Waktu: Minggu, 16 Februari 2025 | Pukul 08.00 WIB – Selesai
- Lokasi: Gd. Bani Hasyim, Perum Persada Bhayangkara, Blok L-K Pagentan, Singosari, Malang.
- Agenda Utama: Penutupan Kongres II & Penyampaian Rekomendasi Nasional.
Aktivis Peneleh dikenal sebagai gerakan pemuda yang gigih menyuarakan semangat kepemimpinan dan kemandirian bangsa, terinspirasi dari nilai-nilai luhur sejarah Nusantara. Melalui jargon "Salam Zelfbestuur-Aksi!", mereka konsisten bergerak di jalur pendidikan dan aksi sosial-budaya.
Dengan terlaksananya Kongres II ini, diharapkan lahir estafet kepemimpinan baru yang mampu membawa Indonesia lebih dekat dengan impian kemandirian sejati.






0 comments:
Posting Komentar